BOGOR | Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Advokasi Indonesia menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) pertama Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di M-One Hotel,Sabtu, 10 Januari 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum PERSADIN Dr KRT Oking Ganda Miharja, S.H., M.H., Sekretaris Jenderal Nur Mariyah Yazid, S.H., M.H., serta jajaran pengurus Dewan Pimpinan Nasional.
Muswil menjadi forum strategis organisasi dengan agenda utama rapat kerja, pembentukan struktur kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah Provinsi Jawa Barat,yang dilaksanakan melalui sidang pleno,sekaligus pelantikan pengurus.
Melalui rapat pleno, tim formatur secara resmi menetapkan susunan kepengurusan baru DPW PERSADIN Provinsi Jawa Barat untuk masa bakti 2026–2030. Dalam pleno tersebut, Ahmad Yazid, S.H., M.H., terpilih sebagai Ketua DPW PERSADIN Jawa Barat.
Ketua Umum PERSADIN KRT Oking Ganda Miharja dalam sambutannya menyampaikan bahwa terbentuknya DPW Jawa Barat merupakan langkah penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi secara nasional.
“Jawa Barat memiliki posisi strategis dan jumlah advokat yang besar. Saya berharap kepengurusan DPW yang baru dapat menjaga soliditas, menjunjung tinggi etika profesi, serta aktif memperjuangkan marwah advokat di daerah,” ujar Oking Ganda Miharja.
Ia juga menekankan bahwa DPW PERSADIN Jawa Barat diharapkan mampu menjadi mitra strategis bagi masyarakat dan penegak hukum dalam mewujudkan keadilan yang berintegritas.
Sementara itu, Ketua Panitia Muswil, Albertho, S.H., mengatakan seluruh rangkaian kegiatan Muswil berjalan lancar dan demokratis sesuai tata tertib sidang yang telah disepakati bersama.
Menurutnya, Muswil pertama ini menjadi momentum awal pembentukan fondasi organisasi PERSADIN di Jawa Barat agar dapat segera menjalankan program kerja ke depan.
“Alhamdulillah seluruh tahapan Muswil berjalan tertib. Hasil pleno ini menjadi titik awal bagi DPW PERSADIN Jawa Barat untuk langsung bekerja dan melayani anggota,” kata Albertho.
Dengan berakhirnya Muswil perdana tersebut,PERSADIN Provinsi Jawa Barat secara resmi memasuki masa kepemimpinan baru untuk periode 2026–2030.
Red**















